Thursday, 29 August 2013
Tuesday, 2 July 2013
Sunday, 30 June 2013
Nokia asha 306
What I can do with nokia asha 306
-sync phonebook with google contacts
-sms in threaded view
-listening to music via the nice and simple but functional music player
-take photos in 2 mp, not really good photos but stil usable
-edit pictures with the simple photo editor
-browse the internet via nokia xpress browser with data compression similar to that of operamini
-control several vital phone settings and notification via the pull down notification center (a bit sounds like android eh?)
-navigate, get direction, find my position relatively quickly via nokia maps, also integrated with nokia nearby
-download 40 free games from EA
-download assorrted apps and games from nokia store
-get instant notification from various socnet (twitter, facebook etc)
-background running chat (fb, ym, gtalk etc)
-control and limit data connection usage
-push emails from several popular providers (gmail, yahoo, etc)
-free music download from nokia music for 2 months
-install popular chat services like whatsapp, line, wechat, etc
-side sliding home screens with editable shortcuts and functions.
-connect via edge, bluetooth, wifi
-got PLENTY OF BATTERY JUICES with data connection always on (about 2-3 days)
-functional file manager with dedicated sharing menu
-backup and restore data and contents to microsd card
Conclusion : not bad for a backup phone, still got you connected to various socnets and popular chat services with far more powerful battery than many android devices out there ;)
Shared from Google Keep
Tuesday, 26 June 2012
nokia x2-01
-bentuk candybar yg cukup stylish, tidak berkesan murahan.
-papan ketik fisik qwerty yg nyaman digunakan untuk mengetik.
-layar 2.4" 320x240pixels, cukup bagus namun tidak istimewa.
-koneksi gprs, edge, bluetooth.
-kamera VGA, kualitas foto seadanya, nyaris tanpa detail
-keluaran suara dan musik player bagus karena memang diposisikan sebagai ponsel musik. sayang headset stereo yang disertakan dalam paket penjualan sangat buruk.
-aplikasi facebook, twitter, messenger telah tersedia, tinggal login untuk mulai. aplikasi ym dan gtalk bisa di-minimize. aplikasi java lainnya tidak bisa diminimize.
Saturday, 11 September 2010
Tuesday, 15 June 2010
nokia e63
Nokia e63 cukup mendapat tempat di hati pengguna ponsel Indonesia. Hal ini terbukti dari ramainya berbagai thread tentang e63 di situs-situs forum lokal.
Saya sendiri baru tertarik untuk menggunakannya setelah harga barunya anjlok hingga lebih ramah bagi kantong. Saya memilih e63 dengan warna casing putih. Bagian belakang alias penutup baterai agak doff sehingga nyaman dipegang. Permukaan keypad-nya juga agak kesat, enak untuk dipergunakan. Bagian casing-nya yang glossy hanyalah sekeliling layar dan frame di seputar keypad.
Layar berukuran diagonal sekitar 2.4incian menampilkan isi menu ponsel dengan baik, bahkan ketika ponsel digunakan di bawah sinar matahari, hanya warna-warna obyek di layar terlihat pucat, tapi semua teks bisa terbaca jelas tanpa masalah. Untuk fitur-fitur masih standar saja, beberapa di antaranya :
-kamera 2 megapixels dengan lampu flash yang tangkapan gambarnya tidak begitu memuaskan, namun cukup lah untuk sekedar berfoto narsis lalu diunggah ke situs jejaring sosial.
-music player bawaan yang entah kenapa keluaran suaranya bagi telinga saya sangat menyedihkan. saya bandingkan dengan mp3 player ex-china dengan merk 'tak jelas' pun masih di bawah mp3 player tersebut.
-adanya audio port standar 3.5mm, namun sayang dengan performa music player yang mengecewakan fitur ini jadi sedikit mubazir.
-support jaringan 3g, tapi belum 3.5g, namun tanpa dilengkapi kamera depan untuk video call.
-adanya wifi, lumayan berguna untuk ber-internet-ria di tempat ber-hotspot gratis :D
-keypad qwerty (tentu saja, hehe)
Salah satu kekuatan e63 di luar fitur-fitur di atas adalah adanya OS terbuka yaitu symbian 3rd edition (saya masih bisa menginstal bbrp aplikasi symbian yg dulu saya pakai di nokia e50 maupun 6120classic, tentunya setelah menyetting mundur tahun pada settingan jam ponsel agar ketika menginstall tdk muncul notifikasi 'certificate expired'). Namun kini dengan prosesor yang lebih 'powerful' hingga tak lagi banyak mengalami kelambatan ketika mengakses menu dan berbagai aplikasi. Seperti pada umumnya handset ber OS symbian, ada banyak aplikasi baik gratisan maupun berbayar yang bisa diinstall ke dalamnya. Namun karena kini utamanya masih juga dilanda demam situs 'social networking' kali ini saya akan lebih menyoroti aplikasi yang berfungsi untuk mempermudah akses ke situs-situs tersebut.
•Yang pertama adalah aplikasi facebook yang dikeluarkan oleh nokia sendiri. aplikasi ini dapat diunduh via ovistore. Sebetulnya aplikasi ini bertitel 'facebook for nokia e71/e72
tapi nyatanya bisa pula diinstall dan dijalankan di e63. Aplikasi ini masih sedikit lemot ketika digunakan, namun hal ini tergantung juga kekuatan sinyal operator yang digunakan. Fungsi-fungsi dasar facebook seperti komentar status teman, menulis di status teman dan lain-lain bisa dilakukan. mengunggah foto lalu men-tag nya juga dapat dilakukan dengan mudah. Salah satu kelemahan aplikasi ini selain 'lag'-nya dalam pengoperasian adalah tidak adanya notifikasi seperti bila ada teman mengomentari status kita dan lain-lain.
•Snaptu. snaptu adalah aplikasi berbasis java, jadi sebetulnya tidak dikhususkan bagi ponsel symbian. snaptu ini bukan hanya aplikasi client untuk fesbukan semata tapi juga twitter dan berbagai situs lainnya seperti situs berita, cuaca dll. Client fesbuknya sudah dilengkapi notifikasi dan dapat melakukan fungsi-fungsi dasar fesbuk lainnya kecuali mengunggah foto. Aplikasi twitternya juga sudah cukup lumayan untuk penggunaan sehari-hari meski lagi-lagi minus kemampuan unggah foto.
*tweets60. aplikasi klien utk twitter ini bisa diunduh dari ovistore langsung dari e63. versi yg bisa diunduh gratis sedikit minimalis bahkan dibanding snaptu hingga bbrp kali saya meng-install-nya pada akhirnya selalu saya uninstall lagi.
*gravity. ini adalah aplikasi klien untuk berbagai situs jejaring sosial meski 'jualan' utamanya adalah twitter. sebagai twitter-client aplikasi ini cukup mumpuni, dengan tampilan menarik dan mudah dipahami. Fiturnya juga cukup lengkap hingga bisa autorefresh per jeda waktu yg bisa kita tentukan sampai mengunggah foto ke twitpic, posterous dsb. sayang aplikasi ini tidaklah gratis, namun anda bisa mencoba versi demonya yg bisa diunduh dari ovistore.
*socially. aplikasi ini bisa diunduh gratis dari ovistore maupun beberapa situs lain. socially ini menyediakan applikasi klien utk fb, twitter dan linkedin. secara tampilan biasa saja dan pengoperasian di e63 agak lemot. kelebihannya adalah kemampuan untuk menampilkan update status teman-teman dari jejaring sosial di layar standby. selain itu aplikasi ini juga bisa mensinkronkan kontak di facebook maupun twitter dengan isi phonebook kita.
Wednesday, 6 January 2010
Wednesday, 11 November 2009
nokia 1680 classic
Tuesday, 16 December 2008
Nokia 3120classic
Thursday, 29 May 2008
nokia e90
Sementara soal layar, layar luarnya saja sebesar layar nokia 6120c ku. Apalagi layar dalamnya yang luas sekali. Tapi melihat dalemannya (firmware dan menu-menunya), rasanya nggak begitu terkesan. Nggak terlalu jauh dengan dengan 6120c. Paling berbeda di kelengkapan aplikasi bawaan. Bagaimanapun OS-nya sama juga symbian 3rd edition gitu loh. Itupun kebanyakan masih bisa diakali dengan menginstal sendiri, kecuali aplikasi yang berhubungan dengan kelengkapan hardware. Kelebihan yang menonjol selain keyboard qwerty yaitu camera 3,2mp-nya, lalu adanya wifi, lalu gps built in. Kualitas material sudah pasti superior, tapi toh tidak semua orang membutuhkan yang seperti itu. Kebanyakan tidak. Dari pengalaman pribadi dengan orang-orang yang menggunakan nokia ber-OS symbian, sebagian besar tidak tahu (atau tidak mau? tidak peduli?) bahwa ponselnya bisa dinstal aplikasi. Kebanyakan tidak tahu apa bedanya yang berbasis symbian atau java. Lalu apa gunanya menggunakan smartphone? Semua orang punya alasan sendiri. Tapi saya kira pembaca sudah bisa menebak kira-kira apa yang ada di benak orang-orang yang bahkan tak tahu tentang operating system itu.
Tuesday, 13 May 2008
Saturday, 3 May 2008
nokia 6120classic mati
Esok harinya aku (setengah) berlari ke kamar Edi, temenku, untuk 'mengadu' tentang itu (sebelumnya aku sempat mengadu juga pada kakakku via sms. tapi yang ada aku malah diketawain karena sewaktu membeli aku memaksa untuk beli di toko dealer resmi, sementara dia bilang beli di toko biasa aja yang lebih murah).
Edi lalu menyarankan untuk di hard reset aja. Aku bilang udah aku coba, tapi akhirnya aku pikir apa salahnya dicoba lagi. Kini dengan kehadiran orang yang lebih berkompeten tentang ini (hahaha). Ternyata tidak sekedar dipejet bersama. Jadi tobol 3,*, dan tombol callnya harus tetep dipejet sampe keluar pilihan untuk mereset di layar. Ampun deh. Malu banget rasanya udah panik sampe mau nangis (gimana gak nangis baru beli dah nge -blank gitu). Edi menuduhku terlalu banyak menginstal aplikasi. Hihihi. Emang sih aku suka kemaruk nginstall aplikasi. gak pilih-pilih mana yang bener-bener perlu. Hohoho. Tapi mungkin juga karena sebelumnya aku sempat iseng mengupgrade quickoffice, kutimpa dengan versi yang lebih baru. Tapi nggak tau juga sih. Mungkin ada yang tau kenapa?
Wednesday, 23 April 2008
nokia 6120classic
Kembali ke masalah daleman, sepertinya navigasi dalam menu dan aplikasi nggak selemot pada e50 dulu. Yah maklum, kecepatan prosesorna beda...hehehe. Lalu 6120c ini udah support jaringan 3G dan 3.5G. Ada kamera depan untuk video call (bisa juga buat ber-narsis-ria foto2 diri, my fave hehehe). Kamera utamanya 2mp, tapi hasil kualitasnya biasa aja meski ada flashnya. Kalo untuk kondisi indoor dengan jarak cukup dekat sih kadang flash masi bisa membantu. Tapi begitu jauh dikit, bubar deh.
Tapi waktu menjelajah lebih dalam menu-menunya, gw sempet agak kaget juga. Aplikasi bawaan yang ditanamkan di dalamnya minimalis banged. Aplikasi untuk membuka dan mengompres dengan zip nggak ada. Aplikasi search nggak ada. Yang paling parah antivirus juga nggak ada!
F-secure harus di donwload dulu dari aplikasi download bawaan, itupun dapetnya yang versi free evaluation. Untungnya gw masi punya simpenan aplikasi2 symbian 3rd ed-nya e50 dulu. kebanyakan masih bisa dijalankan di 6120c (meski harus dengan bolak balik mengganti settingan tanggal di handset, hihihi). Dan seperti biasa kalo punya hape baru, aku juga langsung mendownload berbagai aplikasi baru untuk hapeku. Kini lebih banyak pilihan karena nggak hanya aplikasi dan games java aja (terus terang aku malah nggak begitu suka aplikasi java pada hape symbian, apalagi aplikasi yang perlu mengakses file internal dalam hape, karena sering terbentur masalah perijinan[kayakna masalah jsr75 nya yah?atao karena nggak ada certificate-nya kali?]. Misal file explorer berbasis java-> tiap kali mau buka folder/file ditanya dulu kasi ijin nggak...haduhhh pokonya ribet deh). Yah gitu deh, gw juga nggak begitu tau kenapa (hehehe), pokonya kalo di hape berbasis symbian kayana tetep enakan pake aplikasinya yg symbian. Kalo game atau aplikasi yang gak perlu akses file si gapapa pake java.
Yah, kesimpulannya sih gw cukup puas pake 6120c. Cukup worthed lah ma harganya. Setelah abis pake hape yang cuman bisa java doang, kembali lagi ke hape berbasis symbian rasanya enak bangets. Hihihih. Seperti kembali duduk di sofa yang empuk. Meski kadang masih suka waswas juga masalah nge-hang apa nggak ya. Tapi kayaknya si 6120c ini jauh lebih stabil daripada e50ku dulu yang langganan lemots tralala. Semoga aja tahan lama.
Friday, 8 February 2008
menghubungkan nokia 2626 dengan pc
Saya mencari-cari tipe kabel data yang sesuai untuk 2626. Di beberapa forum disebutkan tipe yang sesuai adalah yang berseri ca45. Say langsung meluncur ke mal ambasador untuk mencarinya. Bertanya di beberapa toko, semua menjawab tidak ada. Beberapa malah baru tau kalo tipe kabel itu ada. hahaha.
Setelah nyaris putus asa mengubek-ubek mal ambasador dan itc kuningan, saya menemukan juga benda sialan itu di suatu toko yang posisinya nylempit di barisan belakang. Waktu saya tanya harganya, wakssss, 75 rebuuu. Untuk ukuran kabel gak ori sih lumayan mahal. Saya beli kabel data SE k610i yg gak ori aja cuman 25an. Tapi karena bendanya emang kayaknya langka ya udah deh terpaksa.
Fast forward balik ke rumah, saya langsung buru-buru menyalakan laptop. Udah napsu mau mencoba kabel data baru. Saya masukkan cd driver yang disertakan. kabel data saya colok ke port usb. Kabel data-nya sih terdetect dengan baik oleh laptop saya. Tapi waktu mencolokkan 2626 saya mulai bimbang. laptop saya tidak mendetect adanya hardware baru. Huaduh. saya buka cd driver yg disertakan. Ada beberapa aplikasi file explorer untuk nokia di situ(sebangsa pc suite tapi bikinan pihak ketiga). Saya coba satu demi satu, tak ada yang bisa mendetect 2626 saya. Ada satu yang bisa mendetect tapi dia tidak bisa meng-explore-nya. jadi ya cuman sekedar detect doank! Percumaaaa!
Rasanya kecewa banget. Sudah ngabis-abisin duit untuk barang gak berguna.
Besoknya saya iseng-iseng browsing tentang software yang cocok untuk 2626. Di satu forum saya menemukan mobimb versi 3.4.2. Saya coba install software ini di laptop saya. Awalnya saya pikir software ini sama aja dengan yang lain. tapi begitu saya mulai aplikasi ini (2626 dalam keadaan tercolok via kabel), di kanan atas aplikasi mobi mb ada ulisan nokia 2626. Dibawahnya ada nama folder-folder yang ada di dalamnya. Akhirnyaaaa. Berhasil juga menghubungkan nokia 2626 dengan pc. kini saya tidak perlu lagi terhubung via gprs kalo cuman mau menambah gambar, tones dan aplikasi java ke 2626 saya. Cuman satu yang belum saya temukan. menjadikan 2626 sebagai modem. Mungkin masih ada driver atau software yang kurang. entahlah. tapi untuk sementara saya cukup puas. hehehe
Monday, 28 January 2008
Nokia 2626
Samsung c140 yang tadinya saya beli karena ada GPRS dan saya kira support java akhirnya saya jual melalui sebuah forum di internet. GPRS yang lelet dan gampang putus, ditambah ketiadaan java memang sangat mengganggu meskipun layar c140 cukup bagus untuk level seharga itu.
Sebagai pengganti saya beli nokia 2626. lebih mahal dari samsung c140 dengan layar yang jelek. Bentuknya bar standar saja dengan warna sekujur bodinya hitam. sebagian depan dan belakangnya terasa 'velvety'/dof saat disentuh. Ada gprs dan support java. Koneksi selain gprs sepertinya kabel data ca45(belum yakin karena belum dicoba. dan lagi dibuku panduan ditulis 'jangan sentuh konektor tersebut'). Tapi gprs nya cukup lumayan. Tanpa perlu repot merubah settingan tiap kali kita mengganti simcard secara otomatis setting akan berubah sesuai simcard yg digunakan. Browser bawaannya tidak separah browser c140. Adanya java support membuatnya lebih berdaya setelah diinstal opera mini dan aplikasi lain. Ringtone nya sudah support tipe file mp3. Sungguh sayang memory internalnya hanya sekitar 2 mb an. Cukup sulit untuk memilih mana aplikasi yang harus dinstal, file-file ringtone yang ingin dipakai, dll. Kekurangan ini amat mengganggu. Hal-hal lain seperti kecilnya dan jeleknya layar masih bisa dimaklumi, tapi ketiadaan memory sangat fatal, terutama untuk handset yang sudah support mp3 dan java.