Showing posts with label pernakpernik hape. Show all posts
Showing posts with label pernakpernik hape. Show all posts

Friday, 6 February 2015

Personalisasi android dengan Arikui Launcher

image


Tampilan homescreen menggunakan Arikui Launcher. Icon menggunakan Belle UI Icon Pack.


image



Tampilan app drawer pada Arikui Launcher

Thursday, 21 August 2014

Launcher of the day : Square Home for tablets

image

Untuk para pengguna android yang menyukai tampilan kotak-kotak a la windows phone bisa mencoba launcher satu ini : Square Home. Selama ini saya biasa menggunakan Launcher8 bila menginginkan perangkat android saya bertampilan a la windows phone. Namun kemudian saya mencoba Square Home ini dan saya lebih menyukainya dibanding Launcher8. Dari homescreen tinggal swipe layar dari kanan ke kiri untuk membuka apps drawer yang menampilkan semua aplikasi yang terinstal. Selain tab berisi daftar aplikasi ada tab untuk daftar shortcuts dan tab untuk daftar aneka widget yang terinstal. Untuk menampilkan aplikasi atau widget di homescreen tinggal tekan tahan dan seret ke arah kiri dan lepaskan di homescreen. Dari homescreen swipe dari kiri ke kanan untuk melihat preferensi launcher, mengganti wallpaper dan membuka setting umum perangkat. Ikon-ikon di homescreen maupun di drawer bisa dipersonalisasi dengan aneka icon packs yang bisa diunduh di Play Store. Launcher ini juga mendukung themes bagi orang yang tak terlalu suka mempersonalisasi sendiri tampilan perangkatnya. Square home ini juga mendukung aneka pintasan dengan gestures dan integrasi dengan perintah suara google.

Tuesday, 12 August 2014

Beautiful drawer

Screenshot_2014-08-12-15-01-18

Seperti telah saya bahas di postingan saya sebelum ini tentang Stoic Home dan HP 7 Voice Tab, begitu saya melihat tampilan HP 7 Voice Tab yang nyaris tanpa personalisasi dari vendor saya segera berpikir untuk menggunakan launcher pilihan saya sendiri. Stoic Home masih menjadi favorit saya dan segera saya instal pada HP 7 Voice Tab. Namun dipadukan dengan Organized Drawer rasanya kurang enak untuk tab yang layarnya relatif lebar. Menggunakan Swapps yang berkonsep sidebar juga kurang enak rasanya. Maka sebagai app drawer saya mencoba menggunakan Beautiful Drawer. Aplikasi bisa kita pisah-pisahkan menurut kategori. Tiap kategori di bagian atasnya bisa diberi header dengan gambar atau foto apa pun yang kita suka. Personalisasi sederhana namun cukup rapi dan tetap estetis.

Saturday, 9 August 2014

Personalisasi android dengan Stoic Home

Kebanyakan pengguna android suka memodifikasi perangkatnya, baik dimulai dari tingkat sederhana sekedar mencoba-coba aplikasi hingga tingkat lanjut dengan flashing custom ROM, modifikasi berbagai elemen UI dan lain sebagainya. Saya tentunya termasuk orang yang suka mencoba-coba tersebut. Di antaranya adalah mencoba aneka aplikasi launcher. Launcher adalah cara yang tergolong sederhana untuk merubah tampilan home screen android, relatif tak membutuhkan keterampilan mendalam. Yang diperlukan hanyalah koneksi internet untuk menjelajah Playstore dan mencari launcher yang sesuai selera kita.

Bila dulu di masa saya baru mengenal android saya suka mencoba aneka launcher yang berpenampilan 'meriah' penuh dengan aneka fitur, tidak demikian dengan saat ini. Saya justru mencari launcher yang sesederhana mungkin dengan ukuran sekecil mungkin dan fungsi yang sesuai dengan keinginan saya. Jujur saya sudah muak dengan tampilan layar home penuh aneka widget yang menampilkan macam-macam info. Saya juga enggan menggunakan launcher dengan bermacam fitur personalisasi yang menurut saya tak berguna seperti efek-efek transisi dan lain sebagainya. Launcher penuh fitur seperti itu biasanya juga diikuti dengan pengaturan sedemikian rupa rumit dan banyaknya. Oh ya personalisasi tentulah perlu, namun tak selalu harus sedetil dan serumit itu kan? Kemudian saya menemukan Stoic home, semacam aplikasi home launcher yang sangat sederhana. Sebenarnya aplikasi ini sudah lama ada, sayangnya saya baru saja menyadari 'keindahannya' sekarang. Sedemikian sederhananya aplikasi ini tidak dilengkapi dengan application drawer, tidak mendukung widget ataupun sekedar menaruh icon di halaman standby(sepertinya sih begitu ya, setidaknya sepemahaman saya, kalaupun mendukung saya tak sudi memenuhi layar standby saya dengan aneka icon dan widget :P). APAAAAAA??? Ya, jadi halaman muka benar-benar bersih, hanya wallpaper tanpa dinodai icon ataupun widget. Halaman muka yang bersih ini saya manfaatkan dengan menggunakan live wallpaper. Saya suka menggunakan live wallpaper yang lucu seperti Shui the Kitten atau Fairy Night Garden, atau live wallpaper yang lebih informatif namun tetap sederhana seperti WP clock design. Lalu bagaimana bila kita akan membuka aplikasi? Karena Stoic Home ini tak memiliki application drawer sendiri maka saya terpaksa menginstal Organized Drawer. Organized drawer ini bisa menampilkan seluruh aplikasi yang terinstal atau bisa juga dikelompokkan ke dalam folder-folder sesuai selera. Icon-icon aplikasi di organized drawer ini juga bisa dipersonalisasi dengan file icon kesukaan Anda. Kita juga bisa menyembunyikan aplikasi yang tak ingin ditampilkan. Lalu dengan Stoic Home plus Organized Drawer jadi tak simpel lagi dong? Oh tidak juga. Secara ukuran file pun Stoic Home + Organized Drawer ini kecil sekali : Stoic Home hanya sebesar 36 kb dan Organized Drawer-nya 171 kb. Cukup kecil bukan? :3

Stoic Home ini mendukung shortcuts yang bisa dipanggil dengan beberapa gestures yang tersedia : bisa mengetuk layar sekali atau dua kali, menyapu layar ke atas, bawah atau samping. Nah saya memilih salah satu gesture ini sebagai shortcut untuk membuka Organized Drawer. Tinggal menyapu layar dan masuk ke application drawer. Sangat sederhana dan cepat. Bila tak mau menggunakan application drawer bisa juga memakai aplikasi yang fungsinya semacam side bar berisi semua aplikasi yang telah diinstal. Jadi tinggal menyapu dari satu sisi layar akan muncul barisan aplikasi anda berjajar dari atas ke bawah. Contoh aplikasi semacam ini yang saya gunakan adalah Swapps. Kita bisa memilih aplikasi apa saja yang akan ditampilkan di sidebar tersebut, apakah semua atau ada yang mau disembunyikan.

 

Screenshot_2014-08-09-14-29-08

Ini adalah tampilan layar standby Stoic Home dengan Swapps sedang ditampilkan.

 

Screenshot_2014-08-09-14-29-50

Yang ini tampilan Organized Drawer dengan icon-icon yang dimodifikasi.

Tuesday, 15 April 2014

Ukuran layar ponsel dan kenyamanan penggunaan

Perkembangan bentuk ponsel dimulai dari ponsel berpapan ketik numerik lalu beralih ke ponsel berpapan ketik QWERTY lalu masa ponsel dengan layar sentuh menjadi saksi bisu betapa ukuran layar ponsel semakin membesar. Pada masa awal ponsel berlayar warna ukuran layar ponsel 1.5 inci dengan resolusi 128x128 pixel adalah hal yang biasa. Di awal 2014 ini ponsel layar sentuh dengan diagonal di atas 5 inci merajalela. Namun benarkah makin besar layar selalu berbanding lurus dengan kenyamanan penggunaan sehari-hari? Sulit untuk menjawab ya atau tidak karena hal ini memang relatif, tergantung pada preferensi masing-masing orang. Karena itu saya akan mencoba membahas menurut apa yang saya rasakan sendiri. Saya sudah pernah menggunakan ponsel layar sentuh dengan aneka ukuran layar : 3", 3.2", 3.5", 4", 4.5", 5", 7". Dengan tegas saya akan menyebut bahwa layar berukuran 7" sangat tidak nyaman untuk digunakan dan dibawa-bawa kemana saja sehari-hari, ya setidaknya bagi saya sih. Mencoba menggunakan sebuah tablet 7" selama perjalanan naik bus transjakarta menuju ke kantor selama kira-kira satu jam saja sudah sangat melelahkan tangan saya untuk menggunakannya. Untuk membaca artikel panjang atau menonton film memang layar 7" enak dilihat, namun bila harus sambil memeganginya sih bagi saya lebih condong menyiksa dibanding menyenangkan. Layar 4.5"-5" masih cukup enak untuk dipegang namun bila harus menggunakan dalam waktu lama akan terasa juga pegalnya. Bagi saya pribadi ukuran yang paling nyaman adalah 3.5" hingga 4". Dengan ukuran layar 4" saya masih bisa mengetik dengan satu tangan dengan setting keyboard virtual dengan susunan QWERTY. Untuk chatting, bersosial media maupun browsing ringan pun masih cukup nyaman dengan layar 4". Dan yang paling penting tangan tak terlalu pegal meski harus memeganginya dalam waktu lama.

Bagaimana dengan Anda? Berapakah ukuran layar ponsel yang terasa paling nyaman untuk Anda? :)

Tuesday, 11 September 2012

5" vs 7"

Untuk sehari2 5" jelas lebih pocketable dan sudah cukup utk keperluan sehari2.
Tapi untuk browsing, membuat sketsa, membaca komik, dan menonton video dlm jangka waktu lama memang layar 7" lebih nyaman. Namun layar 7" sangat membebani tangan bila harus dibawa sepanjang hari, meski memilih tab 7" yg slim dan berbahan full plastic (kebayang kali yg body logam). Kesimpulan : masing2 punya kelebihan. Sesuaikan dg kebutuhan sehari2 saja :)

Thursday, 24 May 2012

setting gprs dan mms axis

untuk menyetting gprs dan mms axis bisa membuka halaman web ini

http://webconfig.axisworld.co.id/

tinggal pilih type ponselmu, masukkan nomor axismu, dan settingan yg dibutuhkan akan dikirimkan ke ponselmu

Friday, 11 November 2011

brand names vs common sense

suka banget tulisan eldar murtazin di mobile-review.com :

For the majority of consumers Sony is still the embodiment of quality and style. I also share this sentiment. In 1990s I had Sony Trinitron models followed by 100 GHz TV sets from Philips, Sharp and Samsung. The common sense won and I see no point in paying premium prices for the brand name alone, if Samsung boasts a comparable picture quality together with an array of additional features for a lower price. It explains why consumers prefer Samsung and similar manufacturers. Here we come to the key point some people overlook. The world has changed a long time ago, but some did not notice it and keep on living inside their own bubble.

dunia berubah. merk bukan jaminan. pakai akal sehat dan logika. banyak info tersebar. jangan malas menelusuri dunia maya. paling jari-jari aja yang pegal. jangan jadi orang bodoh yang menerima apa saja yang dijejalkan produsen,  yangdiaku-aku sebagai yang ter-. bullshits. we live in a world full of marketing lies.

Saturday, 23 October 2010

Wordpress for android

Sejak menggunakan ponsel ber-os android saya jadi makin rajin beraktifitas di dunia maya,memantau berbagai akun saya di blog dan jejaring sosial.

Facebook, twitter, blogger, tumblr, plurk dan masih banyak lagi situs yg kini telah tersedia aplikasi client-nya untuk memudahkan kita dalam mengakses. Salah satu aplikasi favorit saya adalah wordpress for android. Kebetulan saya memiliki beberapa blog di wordpress dan aplikasi tersebut sangat membantu saya untuk mengelola blog2 saya. Memantau comments yg masuk dan me-reply-nya sangat mudah dilakukan serasa menggunakan jejaring sosial yg populer macam facebook.

Membuat/meng-upload entry blog baru baik berupa tulisan atau foto/image tak lebih susah daripada mengetik sms,lengkap dengan tags dan category yg kita inginkan. Mengedit blog juga kira2 relatif mudah. Memantau statistik pengunjung ke blog kita pun bisa dilakukannya.

Kesimpulan secara umum sih aplikasi ini sangat layak untuk diinstall bagi pemakai wordpress yg cukup rajin meng-update blognya.

Friday, 3 April 2009

chat sambil browsing di ponsel yg nggak support multitasking

tips ini mungkin udah basi (palagi buat yg hapenya udah pada canggih hehehe) tapi bolehlah dicoba bagi kamu yg pengen browsing sambil chatting dg hape yg gak support multitasking dan nggak ada messenger bawaan yg bisa jalan di background tapi support java. yg pertama harus dilakukan download dan installah browser ucweb dari wap.ucweb.com. pilih yg sesuai dg tipe ponsel kamu. setelah terinstall,jalankan ucweb. utk chatting masukan alamat wap messenger macam wap.ebuddy.com atao kalo cuman mau chat yahoo masuk yahoo messenger yg versi wap dari m.yahoo.com trus pilih messenger lalu login. selanjutnya buka window lain (masi di ucweb) utk browsing. cukup mudah kan? hehe....

Friday, 20 March 2009

service center beberapa vendor ponsel

Sebetulnya gw baru pernah (untungnya) berurusan dengan service center 3 brand ponsel yaitu Nokia, Sony Ericsson, dan Motorola.
Untuk Nokia seperti sudah pernah gw jelaskan dalam postingan lawas tentang e50 udah pasti gw kecewa banget. Poin-poinnya : antre luamaaaa banget, prosedur bertele-tele, kerusakan yg bukannya tertanggulangi malah nyebar2 ke komponen lain. Service ponsel nokia waktu itu rasanya bener2 bagai mimpi buruk buat gw. Udah harus dateng bolak-balik, ngabisin waktu bengong berjam2, dan rasa putus asa karena service yg tak kunjung beres.
Untuk motorola hampir sama menjengkelkannya ama nokia, ato malah lebih parah. Waktu itu ponsel gw ROKR e1. Sekitar sebulanan e1 menginap di service center, waktu gw mau ambil kerusakannya bukannya ilang cuman berubah. Ketika akhirnya e1 gw balik dalam keadaan udah normal kerusakannya, kondisi fisik e1 udah mengelupas di cat joystick dan beberapa keypadnya. Udah gitu di dalam inbox sms nya ada sms2 asing yg sepertinya menunjukkan ponsel gw dipakai oleh orang lain, entah siapa.
Untuk Sony Ericsson secara umum gw cukup puas. Tapi entah apa karena saya kondisi ponsel gw sebenarnya nggak mengalami kerusakan berat, alias cuman sedikit error firmware-nya. Ponsel gw beres dalam waktu sehari saja. Kayaknya sih cuman di flash dan update firmware-nya. Ponsel gw terima kembali dalam keadaan tak kurang satu apa.
Yah, sekilas si gitu deh kesan-kesan yang gw tangkep. Mungkin temen2 mendapatkan kesan yang beda ketika berurusan dengan service center merk2 ponsel di atas bisa di-share di sini biar pembaca bisa dapet review yang lebih obyektif. heheheh

Monday, 23 February 2009

im2 broom unlimited

Mulai banyaknya teman yang memilih indosat m2 untuk ber-internet-ria membuat iman saya goyah juga hingga akhirnya saya membeli kartu perdana im2 broom. Saya memilih untuk mengaktifkannya menjadi im2 broom unlimited dengan asumsi saya tak terlalu membutuhkan koneksi internet kecepatan tinggi dan kesadaran diri akan sifat serakah saya dalam hal download-mendonload. Hahaha. Karena tidak punya usb modem 3.5g ya sutralah terpaksa saya menggunakan ponsel sebagai modem. Awalnya saya berniat menggunakan SE k770i tapi entah kenapa saya mengalami kesulitan meng-install PC suite-nya. Saya coba setting koneksinya secara manual juga tak berhasil hingga kemudian saya beralih menggunakan ktouch v908 yang tidak mendukung jaringan 3g apalagi 3.5g alias cuman pake gprs doang. Dengan bantuan pcsuite-nya mudah sekali menjadikan ktouch isaya ini sebagai modem. tapi ketika saya mencoba membuka www.google.com saya cuma bisa berteriak kesal, "Oh my god! Lemotnyaaaa!" Saya coba buka www.sijiwae.net/speedtest hasil test-nya menunjukkan angka 53kbps. Sangat menyeramkan! Membuka google aja lelets apalagi buka facebook, belum lagi pet society. Huhu. Padahal itulah alasan utama saya membeli im2 broom. Hihihi. Pertama saya melakukan tes koneksi adalah hari sabtu malam, antara jam 8-9an. Di atas jam 10 kecepatannya sedikit membaik. Saya berhasil men-download file sebesar 5mb-an meski harus menahan kantuk menunggu proses download selesai. Hasil speedtest sekitar 65an kbps. Hari minggu siang kecepatannya lebih mendingan lagi. Saya dengan sukses-nya men-download pcsuite SE sebesar 18-an mb. Setelah akhirnya berhasil menjadikan SE saya sebagai modem, kecepatan koneksi yang saya dapatkan memang membaik. Hasil speedtest menunjukkan angka sekitar 150 kbps. Membuka facebook jauh lebih lancar. Pet society juga akhirnya bisa saya buka meski loading awal-nya lemots. Yeeha!
Secara umum kesimpulannya bagaimana ini? Kecewa? So pasti. Tapi mengingat kecenderungan kebanyakan operator indonesia yah jadi cuman bisa memaksa diri untuk maklum. Apalagi untuk program2 promo2 macam ini (yang menurut saya sebenernya dibilang murah juga nggak gitu2 amat).

Thursday, 21 August 2008

Lagi-lagi im3

Aku (makin) nggak peduli apakah menyebut satu merk dan menjelek-jelekkannya di ruang publik itu nggak etis, tapi lagi-lagi indosat m3 berulah dan mengecewakan. Bulan Agustus 2008 ini, sekitar tanggal 20, sms baik keluar maupun masuk sempat terhambat. Sms yang dikirim pagi baru tiba jauh siang. Lalu telpon masuk juga tak bisa dilakukan, sementara telpon keluar kadang bisa kadang gagal. Kalo baru hanya sekali ini aja im3 berulah kayak gini sih saya masi maklum deh, tapi ini masalahnya udah kesekian kalinya dan gak kehitung lagi. Saya ampe bosen harus berulang kali complain ke CS indosat tentang gangguan telpon maupun sms ini, belum lagi gangguan jaringan gprs/3g yang lebih sering lagi terjadi. Nulis blog maki-maki gini juga capek sih, tapi ya apa boleh buat. Indosat kayanya emang nggak ada niat baik untuk memperbaiki layanan. Nggak ada kejelasan kenapa nomor saya sering banget mengalami gangguan. Dulu saya ingat saya sempat bertanya apakah kartu sim saya cacat atau rusak tapi dijawab oleh CS officer-nya kartu sim saya baik-baik saja. Jadi sebetulnya apa penyebabnya? Banyak teman saya mengeluh nomor im3 saya sering sulit untuk dihubungi. Saya sendiri juga merasakan sering banget gagal melakukan panggilan. Saya sudah sering berganti hape dan selalu yang bermasalah nomor im3 ini, sementara nomor saya satu lagi dari operator lain sepertinya lancar-lancar saja. Saya gunakan di berbagai tipe hape. Sayangnya saya sudah terlanjur menggunakan nomor im3 ini sejak lama sebagai nomor kontak utama saya. Andai belum sudah pasti nomor sial ini saya buang dari dulu. Untuk apa memelihara kartu sim yang tidak bisa memberikan kepastian ketersediaan layanan-layanan komunikasi yang paling mendasar sekalipun?

Browser ucweb6

Akhir-akhir browsing menggunakan opera 8.65 di nokia 6120ku jadi agak mengesalkan. Sering banget gagal konek. Bahkan jaringan 3.5G pun nggak berdaya apa-apa dalam memperlancar koneksi. Nggak tau juga sih sebenernya karena opera-nya ato karena operator yang emang dodol. Tapi pokoknya pake opera rasanya makin ngeselin aja. Opera mini sudah agak lama aku tinggal karena terasa amat membebani kinerja ponsel. Opera mini yang mod juga lebih sering gagal nyambung dan sudah lama aku hapus dari memory hape. Tapi selama ini aku masih tergantung pada opera 8.65. Browser bawaan terasa lebih lelet lagi dan sepertinya samasekali tidak mengkompres besaran pemakaian data. Tapi lalu ada aku menemukan browser ucweb6. Aku coba install yang versi symbian di nokiaku. Tampilannya menyegarkan dengan skin yang bisa diganti-ganti. Walau awalnya agak sedikit bingung karena belum terbiasa dengan menu-menunya, tapi secara umum menggunakan ucweb ini lebih menyenangkan daripada pake opera. Ucweb ini bisa dibilang kayak gabungan antara opera versi symbian dengan opera mini mod. Banyak fitur-fitur menarik yang tersedia didalemmnya. Yang paling aku suka tentu saja kemampuannya untuk menyimpan halaman web sebagai file .uhtm atau .txt. Meski kelihatan sepele toh fungsi ini nggak(belum) aku temukan di opera 8.65. Sementara opera mini bisa menyimpan halaman tapi sebatas dalam format 'aneh' yang sebenernya nggak punya guna lain kecuali untuk dibaca lagi via operamini. Memang sih review ini cenderung emosional yang bermula dari kekesalan demi kekesalan selama menggunakan opera. Hehehe. Jadi ya sorry aje kalo nggak obyektif sama sekali.

Monday, 21 July 2008

(lagi) ym-an di hape (july 2008)

Hanya dalam waktu beberapa bulan aja, perkembangan aplikasi untuk ber-chatting ria, utamanya via yahoo messenger, udah tambah cukup banyak.
Ada beberapa aplikasi baru, ada yang cuman sekedar update aplikasi lawas yang menambah fitur. Kebetulan sekarang gw pake hape yang ber-os symbian 3rd edition fp 1, jadi sekarang selaen aplikasi messenger j2me aku juga bisa install aplikasi symbian yang sesuai. Langsung aja deh, berikut ini beberapa aplikasi untuk ber-ym ria di ponsel yang aku install di hapeku sekarang berikut sedikit review-nya :

1. IM+ - aku pake yang versi symbian (dulu kayana perna liat versi java-nya). Sempat bermasalah waktu instal versi-versi sebelumnya alias gak bisa konek sama sekali. Baru setelah install versi 7.12 bisa konek, tapi kadang suka putus sendiri. Terus kalo udah abis login terus logout mau login lagi seringnya gak bisa (tapi masalah ini sepertinya disebabkan oleh kartu sim yang pake yang super dodols buanget. yah, you know lah apa itu. gak pelu disebutin lagih). IM+ ini sebetulnya juga support chat laen kayak msn, icq, dll selain ym tapi gak perna gw pake.
Kamu bisa nulis custom status message apa aja kayak di ym beneran (baca : di pc). Ada broadcast message (gak perna dicoba). Ada pilihan zoom tampilan dialog dan contact list. Bisa untuk transfer file juga. Bisa pilih custom message alert. Ada setting lamanya waktu untuk auto away (biar kalo messenger ini agak lama ditinggal bisa otomatis idle sendiri kaya di ym beneran). Ada setting untuk menyimpan history percakapan yang udah dilakukan. History-nya juga bisa di export en di save tentunya (berguna untuk yang suka mengenang2 percakapan. ahahah). Secara umum si penggunaannya cukup gampang, fiturnya juga lumayan. Kekurangannya paling cuman belum bisa liat photo id. Terus pilihannya emoticonnya cuman dikit n gambarnya gak standar alias bawaannya sendiri.

2. Slick - pake yang symbian juga (kalo ini sih gak yakin ada versi java-nya). Seperti juga IM+ suka bermasalah juga dalam hal login ulang. Tapi lagi-lagi aku yakin permasalahan ini terletak di kartu sim ku nan keparat. Slick ini juga support chat via icq, gtalk, etc. Custom status message ada. Bisa mengatur sorting contact list berdasar nama atau waktu. Auto away/auto idle ada. Custom message alert ada. Pengaturan history juga ada. Besar font UI maupun di windows dialog juga bisa diatur. Ada pilihan untuk auto connect dan auto reconnect (jadi kalo mendadak putus karena jaringan internet down bisa langsung otomatis mencoba konek lagi tanpa disuruh. Hehehe. Tapi fitur ini gak gitu ngefek kalo dipake dengan kartu sim keparat macam punyaku. Hahaha). Ada juga pengaturan warna tampilan aplikasi. Terus ada data counter untuk melihat berapa kb pemakaian data internet kita. Seperti juga IM+ smiley di slick ini juga kurang banyak. Tapi untungnya emoticon di slick ini standar alias sama kayak di ym beneran dan bener-bener teranimasi nggak diem kayak di kebanyakan aplikasi ym hape lainnya.

3. YMtiny - adanya versi java doang (kayaknya). Dah pernah dibahas sebelumnya, tapi sekarang pake versi 1.32 ada beberapa fitur baru. Yang jelas penggunaannya cukup mudah en gak ribet. Simpel tapi fungsional. Cuman ya emang jangan dibandingin ma 2 aplikasi di atas. Smiley-na standar en cukup lengkap meski gak teranimasi. Bisa pake font bawaan dia atau font default-na hape. Custom status message ada. Sayang belum bisa save history. Tapi kekurangan yang cukup menyebalkan buatku sih gak adanya auto idle yang bikin aku seakan-akan available dan mantengin ym terus padahal aku udah lupa kalo lagi nyalain ym di hape. Hehehe.

4. EBuddy - Aplikasi java juga. Harus daftar dulu tapi gratis. Cuman bikin agak ribet kalo login harus login dulu ke ebuddy-nya baru ke yahoo, jadi kayaknya agak lamaan dikit. Dah gitu kalo yahoo-nya gak di setting auto login yang berarti harus login manual lagih. Tapi begitu dah login sih penggunaannya cukup gampang. Smiley-na lumayan banyak. Bisa set dan liat photo id. Custom message status ada. Sayang ebuddy ini terasa agak berat dijalankan di 6120c-ku. Kadang kalo sedang di minimize lalu aku buka aplikasi lain, si ebuddy ini otomatis nutup sendiri. Jadi sering banget aku mengira masih online padahal nggak.

Selaen 4 aplikasi yang sering aku pake di atas, aku juga meng-install mhub(harus daftar tapi gratis, nggak gitu asik), talkonaut versi symbian (kebanyakan maunya jadi ribet, koneksi gak stabil, kudu daftar juga), mig33 (daftar dulu, gak gitu asik buat ym-an), trus palringo versi symbian(daftar juga, gampang konek tapi tampilan payah, agak nggak user friendly alias mbingungin).

Monday, 12 May 2008

promosi?

Hari Sabtu siang tanggal 10 Mei, aku dan temanku, Dwi, pergi ke itc kuningan/ mal ambassador. Seperti biasa untuk berbelanja dan sekedar cuci mata. Aku sebetulnya bingung antara hendak membeli sarung kulit a la pda air untuk 6120c-ku atau stereo headset dengan ujung kepala a la SE untuk 6120c-ku juga. Sementara Dwi sudah membulatkan tekad untuk membeli casing baru untuk 2505 nya yang dibeli dalam keadaan berwarna pink! Hahaha.
Kami sedang asyik memilih-milih (sebenernya sih terpaksa liat-liat secara nunggu 2505 diganti casingnya - yang ternyata memakan waktu cukup lama) terdengar suara ribut-ribut orang-orang berteriak. Kami sempet kaget juga. 'Apaan nih? Masak sih ada orang berantem di mal?' hehehe. Norak banget ya perkiraan kami? Kemudian muncul segerombolan orang yang adalah sumber dari segala suara berisik itu lagi. Ternyata 'parade-parade-an' untuk ngiklanin hape motorola w230. Ampyun dah. Berisikna gak mutu. Emang sih orang jadi banyak yang noleh untuk ngeliat ada apa sebenernya. Tapi, aku ampe sekarang masi bertanya-tanya sebetulnya cara promosi macam gini nih efektif nggak sih? Aku sendiri secara yang ampir tiap hari buka-buka berbagai review hape baik di web atau di tabloid sih udah ngerti cukup lama tentang motorola w230 ini. Harganya lumayan murah dan ada slot micro sd plus music player. Secara fitur sih lumayan untuk harga segitu. Bentuknya juga gak norak. Sempat terpikir untuk mengganti nokia 2626ku dengan w230. Jadi ada atau tidaknya 'parade' brisik nan konyol tadi itu sama sekali nggak ada bedanya buatku (mungkin juga bagi sebagian besar pembaca blog ini yang aku rasa udah sering browsing-browsing review hape. hehehe). Promosi macam gini terus terang malah bikin aku agak illfeel ma brand motorola. Kesannya nggak banget (meskipun dulu aku sempat jadi pengguna setia motorola. e398-pun aku sampe beli 2 kali! hahahaha. Cuman akhir-akhir ini motorola menurutku produknya dah gak ada lagi yang bener-bener 'worth' secara rasio harga dg fitur) Nggak tau juga sih kalo brand laen juga udah sering pake promosi macam gini juga. Yang penting kan aku nggak ngeliat pada saat promo itu berlangsung. Hohoho. Mungkin bagi calon konsumen yang memang buta atau kurang melek informasi dan calon konsumen penggila keramaian dan kebrisikan cara promo model gini bakal lumayan efektif. Minimal untuk sekedar memberi tau mereka tentang keberadaan produk tersebut (aku udah nggak jarang lagi nemuin pedagang atau penjaga toko hape yang nggak ngerti berbagai type ponsel. rata-rata mereka apalnya nokiyem atau SE ajah). Bagi yang sudah tau tentang produk itu sih mungkin bisa gak peduli, makin tertarik atau jeleknya malah jadi nggak tertarik lagi. Nggak tau juga sih. Aku emang nggak paham tentang marketing. Mungkin memang selera orang sini kayak gitu sih ya. Shallow. Asal menarik perhatian ajah. Who knows.

Monday, 31 March 2008

mobipocket reader versi j2me

Waktu masi menggunakan smartphone nokia berbasis symbian saya suka membaca e-books tipe prc dengan mobipocket reader. Tapi setelah berhenti menggunakan nokia ber-symbian maka selamat tinggal file-file prc. Paling membaca file txt dengan readmaniac(nggak tau ya, si readmaniac tu ngakunya bisa baca file pdb dan prc tapi nyatanya saya coba kok nggak ya? kayaknya mungkin karena emang pada dasarnya handset yang saya pake emang gak support file type itu).
Membuka-buka ipmart-forum.com saya menemukan mobipocket reader berbasis j2me. Langsung saya download dan saya coba install. Cukup memuaskan. Saya kini bisa membuka-buka file-file prc lagi dari handset. tapi ada satu yang agak menyebalkan. mobipocket reader itu kan sewaktu instalasi langsung membuat folder sebagai tempat penyimpanan library e-booksnya. Nah folder ini berada di memory internal handset yang notabene terbatas. Entah saya belum menemukan kenapa dan bagaimana cara merubahnya agar dapat membuat folder library e-books di kartu memori (memory eksternal).
Selaen reader di handset ada juga mobipocket untuk di install di PC. Lalu ada juga mobipocket creator (lihat di mobipocket.com) yang memungkinkan kita untuk membuat e-books sendiri. Berbagai jenis tipe buku tersedia di wizard creator ini : buku 'biasa', buku album foto, buku database resep, buku catatan hari ulang tahun dan masih banyak lagi.
Whew. Asik dah pokoknya. Hehehe.

Friday, 14 March 2008

ym-an di hape

Sebetulnya topik ini udah pernah dibahas secara sekilas di postingan 'aplikasi java buat hape' tapi di sini akan lebih fokus ngebahas aplikasi untuk messenger, terutama di yahoo. Sebenarnya tanpa install aplikasi pun, di kebanyakan hape yang support gprs dan wap bisa juga ber-ym-an ria melalui versi mobile nya yahoo. Buka yahoo.com/mobile atau m.yahoo.com. Nanti ada pilihan messenger, tinggal buka itu dan sign in. Tapi chatting dengan cara ini agak mengesalkan. Selain tampilan yg nggak asik kita juga harus me-refresh tiap kali agar visa tahu apa ada message baru ato nggak. Ribet deh pokonya. Palagi kalo hapenya emang pada dasarnya lelet koneksinya. Yang ada malah jadi bete berat!

Beberapa merk hape tertentu menyertakan fitur IM(wireless village) di messaging-nya(di SE namanya my friends. Untuk bisa menggunakan harus daptar dulu ke penyedia layanan wireless village, antara lain yamigo. Tinggal masuk ke yamigo.com dan mendaftar, bikin akun disitu. Gratis kok. nanti di hape tinggal mensetting sesuai akun yg udah dibuat tadi.
Username : diisi user name di yamigo
Domain : kosongin atao yamigo.com
password : password akun yamigo
Server : http://yamigo.com/wv/control
internet profile : sesuaikan dengan kartu sim yang dipake

Untuk beberapa nokia yang agak baru (misalnya 3110classic) sudah lebih beruntung lagi karena IM nya bisa langsung nyambung ke yahoo tanpa lewat perantara macam yamigo. Udah gitu messenger bawaan nokia ini bisa berjalan di bakcground lagi. Cukup menyenangkan karena rata-rata nokia yang berbasis S40 ini belum mendukung jalannya aplikasi java di background macam hape-hape SE baru. TInggal masukin user id dan password yahoo. Udah. Cukup praktis. Tapi sayang IM ini cuman mendukung smiley bawaan nokia aja. Smiley di luar itu berantakan smua.

Cara berikutnya ya dengan instal aplikasi java. Meski banyak aplikasi bermunculan tapi favorit saya tetap SHmessenger. Sayang harus bikin akun dulu di shmessenger.ro. tapi seperti biasa : gratis. Hehehe. Untuk download aplikasinya bisa di shmessenger.ro/wap. Tampilan shmessenger lumayan menarik. Smileynya cukup lengkap. Kayaknya si sama kayak di yahoo beneran. Bisa ganti-ganti tampilan melalui fitur skin. Navigasi dan menunya cepet dan gampang dimengerti. Bisa pasang/ganti-ganti user image. View image icon user lain juga bisa. Bisa ganti-ganti status semaunya. POkonya cukup lengkap deh. Hehehe.

Aplikasi berikutnya adalah YMtiny. Untuk memulainya lebih praktis karena gak perlu daftar apapun. Tinggal mengisi user id dan password yahoo di halaman awal. Tampilannya biasa aja. Navigasi juga mudah. Tapi soal smiley masih kalah lengkap dari shmessenger. Bisa ganti-ganti status juga cuman entah kenapa status custom itu suka nggak langsung terlihat. Udah gitu di SE k610i saya dengan kartu IM3 sering banget gagal login. Secara keseluruhan sih masih dibawah SHmessenger deh. Kelebihan si ymtiny ini adalah (kayaknya) dia nggak ngabisin RAM sebanyak shmessenger, jadi bisa diinstal di hape-hape bermemori kucil(dan pastinya ram-nya juga) (contohnya nokia 2626, hehehe).

Lalu ada MIG33. Sebetulnya awal gw mengenal aplikasi buat chatting ya dari mig ini. Apalagi dulu kan nggak ada pilihan lain. Tapi sekarang sih saya nggak terlalu suka pake mig33.
Selain agak ribet, pemakaiannya juga nggak gitu asik. Mungkin karena mig33 ini sebenernya kan juga menyediakan layanan berbayar yaitu sms dan telpon international. Kebanyakan menu yang nggak perlu. Udah gitu buka-buka menu juga kadang pake loading segala. Mana suka mendadak putus sendiri nggak jelas gitu. Yang jelas daftar dulu (dan kalo nggak salah kudu nunggu sms balesan dari mig yang ada link buat download). Kelebihannya disini dari chatroom nya si mig bisa bikin atau masuk ke room-room yang ada.

Morange. sebetulnya morange ini sih serba ada. Ada email client, rss reader, messenger dan beberapa layanan lain.
Messenger-nya tampilannya nggak begitu asik. Cenderung plain gitu ya. Ini juga perlu daftar dulu.

EQO. Harus daftar juga. Ada layanan (berbayar kayaknya) untuk telpon dan sms juga kayak mig. Aplikasinya bisa didownload dari getjar atau dari sitenya langsung. Untuk lebih jelasnya liat aja di www.eqo.com. Nggak terlalu menarik tampilannya. Ngga ada smiley. selain yahoo juga ada gtalk, msn, aim, icq dll.

Ebuddy beta. Cukup gampang dan tampilannya cukup menarik meski simple, sayang navigasinya terkesan lambat. Smileynya juga cuman dikit dan bentuknya nggak standar, jadi bingung. Info lebih jelas dan download buka www.ebuddy.com.

Sebenernya masi ada beberapa aplikasi messenger laen, tapi rata-rata antara saking nggak menariknya atau saking keseringan gagal koneknya jadi males mau nyebutin. Hehehe.

Thursday, 28 February 2008

Samsung j200 vs gprs xl berlanjut...

Setelah penantian cukup panjang akhirna gprs xl temenku nyala juga. Tapi seperti biasa, selalu ada yg mengganjal : gprs-nya blm bisa digunakan pada operamini dan shmessenger (cuman 2 aplikasi ini aja yang terinstal di samsung j200 kawanku tersayang :p).
Oh ya, satu hal lagi yg mengecewakan, kini dari pihak samsung : susahnya mencari kabel data. Untuk seri yg promosinya cukup besar gini rasanya kok ketersediaan asesorisnya sangat payah ya?
Karena temanku bermaksud menjadikan j200nya sbg modem, maka dia begitu semangat mencari sarana konektivitas dari handset ke pc. Tidak beruntung laptop milik temenku agak bermasalah dgn bluetooth-nya,jadi terpaksa, dia mencari kabel data. Jungkir balik dari mall ke mall, telpon ke sana kemari bahkan telpon ke CS pusat samsung di Tomang pun nggak ada! Harus pesan dulu ke Singapore! Buset dah. Produsen sebesar dan semapan samsung gituu! Haduh. Gawat ya? Lagi2 konsumen yang direpotin. Capedee...

Thursday, 14 February 2008

au diable MENTARI!!!

Aduh, Indosat tuh kayaknya emang bener2 gak layak dibelain yah? Setelah dulu sempat lama bermasalah dengan kartu IM3, sekarang giliran Mentari ku yang bolak-balik kena gangguan mulu. Sudah 3 minggu terakhir ini gprs Mentari bolak-balik mati (kalaupun nyambung lelet dan suka putus). Yang saya inget pertama minggu lalu, menjelang imlek, sempat mati sekitar 3 harian. Lalu hari ini, tanggal 14 Februari 2008, sekitar jam 11 lebih, gprs mentari kembali tewas! Aduh plis deh, mentang-mentang murah (gprsnya doang, lainnya nipuuuuuuu=BOONG BESAR), pelayanannya jadi gak niat gitu. Kalo emang gak niat kasi gprs mura mending gak usa kasi fitur itu deh.
Saya ampe udah 2 kali telpon ke CS mentari. Semua selalu bicara seakan menyalahkan settingan di hape saya. Jelas-jelas sebelumnya bisa nyambung dan gak pernah saya rubah2. Pokonya paling males deh nelpon CS nggak guna itu. Rata2 CS operator Indonesia emang gak ada yang beres. Bener-bener nggak membantu. Nggak simpatik lagi. Belum-belum udah bikin bad mood duluan. Jadi setuju banget sih kalo tarif dipaksa nurunin. Turunin aja terus. Pelayanannya gombal nan nggak mutu gini aja pake mahal segala. Operator2 Indonesia bisanya cuman bikin program-program promosi nggak jelas bin boongan yang menjebak konsumen!!!