Showing posts with label huawei. Show all posts
Showing posts with label huawei. Show all posts

Tuesday, 26 June 2012

Huawei Boulder U8350

Alasan saya membeli huawei boulder sudah tentu tiada lain karena ponsel ini adalah sebuah ponsel ber-OS android dengan harga yang menurut saya SANGAT murah! (saya membelinya dengan harga enam ratus ribu rupiah saja). Selain itu faktor bentuknya yang mengusung papan ketik qwerty fisik plus layar sentuh cukup menarik bagi saya untuk mencobanya. Papan ketik qwerty-nya sangat nyaman untuk digunakan. Bagaimanapun papan ketik fisik tetap lebih nyaman digunakan daripada papan ketik virtual. Adanya papan ketik fisik berimbas pada mengecilnya bidang untuk layar. Layar sentuhnya berjenis kapasitif yang sangat responsif terhadap sentuhan, sayang sekali dimensinya hanya berdiagonal 2.6 inchi. Namun tetap cukup nyaman untuk penggunaan sehari-hari.

Harga yang sedemikian murah tentunya berimbas pada spek teknis ponsel ini. Satu hal yang paling terasa yaitu processornya yg hanya 528mHz (oleh benchmark dikenali sebagai 600mHz). Memory internalnya juga sebatas 256MB. Pada awal penggunaan, dalam kondisi firmware bawaan, saya menginstall sedemikian banyak aplikasi yang menyebabkan boulder saya sering mengalami force close ketika membuka aplikasi. Selain itu juga sering terjadi lag ketika menavigasi dalam menu.
Kemudian saya beranikan diri untuk mengikuti jejak beberapa rekan sesama pengguna boulder di thread kaskus yang telah mem-flash ulang boulder mereka dengan firmware versi operator Orange UK. Ternyata setelah di-flash dengan FW tersebut terasa ada peningkatan dalam navigasi menu dan membuka aplikasi, terasa jauh lebih ringan meski saya lagi-lagi memenuhi boulder saya dengan sekian banyak aplikasi.

Oya, boulder ini dilengkapi kamera 3.2MP dengan hasil foto lumayan. Keluaran musik juga bagus. GPS-nya sangat cepat me-lock posisi. Kualitas fisiknya juga bagus, tidak kalah dengan ponsel yang mereknya lebih terkenal.

Dan jangan lupa bahwa boulder ini juga cukup mudah untuk di-root dan memudahkan proses oprek-oprek lebih lanjut.

Kesimpulannya : dengan harga sangat murah ponsel ini memiliki fitur berlimpah yang sudah cukup berkualitas walau di beberapa sektor memang dipangkas speknya. Ponsel ini sangat recommended bagi yang ingin memiliki handset android murah untuk kebutuhan online seperti chatting dan social media. Untuk gaming memang kurang cocok mengingat layarnya sempit dan processornya yang minim. Namun kalau sekedar main game sederhana seperti angry birds, cut the rope sih saya coba masih lancar-lancar saja. Pokoknya dengan harga sangat murah saya tidak kecewa dengan semua fitur dan kemampuan huawei boulder ini.

Thursday, 22 July 2010

huawei hattrick g6611

Setelah meluncurkan beberapa tipe ponsel qwerty dengan hanya satu slot simcard, akhirnya huawei merilis ponsel qwerty dengan dua slot simcard yaitu g6611 atau disebut juga hattrick. Diebrinya nama kode hattrick rupanya berkaitan dengan diluncurkannya menjelang piala dunia 2010. Di dalam ponsel ini memang terinstall secara bawaan sebuah aplikasi untuk memantau berita2 seputar sepakbola. Di casing sebelah belakang juga tergambar sebuah figur sedang bermain bola yang agaknya berusaha menguatkan kaitannya dengan piala dunia.
Awalnya saya tak tertarik melihat ponsel ini, melihat modelnya yang berwarna hitam, begitu biasa dan agak mirip dengan htc snap. Namun saat Indonesia Cellular Show 2010 saya melihat hattrick yg berwarna putih di booth huawei. Kebetulan saya memang sedang berencana membeli sebuah ponsel dengan kemampuan dual simcard gsm, maka jatuhlah pilihan saya pada huawei hattrick.

Penampakan si hattrick. teruatam yang putih, cukup menarik. Keypad qwerty-nya mudah dioperasikan. Saya tidak menemui kesulitan beradaptasi meski berganti-ganti menggunakan hattrick dan nokia e63. Layarnya terasa kecil dengan diagonal yang diklaim selebar 2.2".
Layar standby mirip dengan kebanyakan hape lokal lain yang dihiasi menu shortcuts di bagian bawah layar agar mirip dengan layar standby BB. Ikon-ikon shortcut yang terpampang pada layar utama bisa dipersonalisasi, namun sayang tidak bisa untuk menampilkan shortcut ke aplikasi java tertentu kecuali yang merupakan bawaannya macam nimbuzz, facebook chat dan hattrick.

Masuk ke menu utama, aroma ponsel lokal ex china berbasis MTK makin terasa. Susunan menu dan antarmukanya tak jauh berbeda dengan ponsel ex negeri tirai bambu lain yang sudah saya coba seperti k-touch dan HT. Namun disini penggambaran ikon, font menu, maupun berbagai elemen grafis menunya terasa lebih rapi sehingga lebih enak dipandang. Pergerakan dalam menu-menu cukup lancar. Sub menu berbasis text list dengan shortcut angka seperti pada hacin pada umumnya.

Fitur-fitur juga standar seperti kebanyakan hacin karena itu akan saya bahas beberapa topik tertentu saja :

*kamera> meskipun diklaim beresolusi 1.3megapixel namun hasil kamera hattrick sangat mengecewakan, tak jauh beda dengan kamera vga yang terdapat pada ht g30. gambar tak tajam dengan warna-warna pucat.

*music player> kira-kira setara dengan hacin pada umunmnya. keluaran suara cukup jernih namun sedikit cempreng. terdapat equalizer untuk mengatur keluaran suara, namun lebih berpengaruh bila suara didengarkan via handsfree atau earphone bercolokan 3.5mm lainnya.

*browser bawaan> browser bawaanya berjenis maui seperti hacin lainnya. namun sudah cukup baik untuk membuka situs2 mobile macam facebook, twitter dll tanpa lemod berkepanjangan.

*aplikasi java : dalam keadaan default sudah terinstall opera mini 4.1, nimbuzz, hattrick dan facebook chat (facebook chat ini sebenarnya tidak jelas apakah berbasis java atau tidak). Dukungan terhadap aplikasi java-nya masih kurang baik, terutama untuk aplikasi yang membutuhkan memory besar dan dukungan grafis yang baik. Namun setidaknya aplikasi java yang sedang berjalan bisa di-minimize. Untuk sementara ini aplikasi yang saya install di hattrick saya antara lain : snaptu (untuk fesbukan,twit dan rss reader), mini commander (utk file manager), bolt (browser alternatif), ebuddy beta, shmessenger, nefanasa (ketiga ini untuk chat).