Friday, 14 November 2014
Saturday, 31 May 2014
Samsung Galaxy Ace 3 S7270
Sebelum saya lupa karena barangnya sudah tak ada di tangan saya lagi, saya harus sesegera mungkin menulis sedikit bahasan tentang Samsung S7270 atau biasa disebut Galaxy Ace 3.
Kenapa kali ini saya memilih Samsung, sang merek sejuta umat, gambaran mainstream ala indon? Bagus kah speknya? Dibanding harganya saya rasa sama sekali tidak. Dengan harga dua juta kurang seribu saat saya beli yang saya peroleh hanyalah sebuah ponsel dengan prosesor dual core milik Broadcomm (bagi saya sih asing merek ini, entahlah), RAM 1 gigabyte, kamera 5 megapixels dengan autofokus dan lampu flash, dan layar sentuh berdiagonal 4 inci. Mengesankan? Sama sekali tidak. Lihat saja merk sebelah dengan spek semacam itu bisa didapat dengan harga hingga sekitar sejutaan rupiah, Tapi kan tidak dapat merk Samsung? Ah, apakah dengan ada tempelan Samsung di tubuh ponsel lantas semua akan bahagia selamanya seperti di dongeng-dongeng? Bagi saya sih tidak. Bahkan dari awal penggunaan dalam keadaan belum banyak aplikasi performa ponsel satu ini sudah berasa kurang. Apakah memang saya keterlaluan memaksa penggunaannya secara berlebihan? Mungkin saja. Saya memang suka mencoba bongkar pasang aplikasi, namun patut dicatat juga bahwa saya tak gemar main game terutama game 3D yang biasanya jadi tolok ukur performa sebuah ponsel masa kini. Bahkan tanpa menginstal satu game pun performa ponsel ini kurang memuaskan.
Kameranya? Biasa saja. Evercoss hello kitty yang berharga kurang dari separuhnya bisa menghasilkan foto yang lebih berkualitas. Music player-nya? Tak istimewa. Yang membuat lebih kecewa lagi adalah kenyataan bahwa ponsel ini terkesan memilih-milih earphone yang bisa digunakan padanya.
Bentuk dan kualitas body? Biasa juga. Tak ada yang menarik. Tipikal ponsel Samsung : membulat dengan sekujur tubuh plastik licin yang kurang enak dipegang berlama-lama, terlebih bila tangan Anda gampang berkeringat.
Jadi sebenarnya apakah alasan saya membeli ponsel satu ini? Ukuran layarnya yang 4 inci kebetulan adalah salah satu kesukaan saya. Lalu kenyataan bahwa mencari asesoris (dalam hal ini aneka case) untuk ponsel ini cukup mudah juga menjadi alasan lain saya memilihnya. Sebenarnya saya juga sempat sedikit terbuai dengan 'kenyamanan semu' yang ditawarkan kepopuleran mereknya. Tapi entahlah, rasanya sugestinya tak cukup kuat bagi saya. :D
Sekedar catatan saya hanya tahan menggunakan ponsel ini sekitar satu setengah bulan sebelum akhirnya saya lepaskan.
Tuesday, 7 January 2014
samsung galaxy tab ii p3110
OS --> pada saat beli android 4.1.1 tapi sudah saya upgrade sendiri menjadi 4.2.2. menggunakan firmware edisi UK.
layar --> 600 x 1024 pixels, 7.0 inches. dilihat dg mata awam biasa aja, ga bagus banget, tapi juga ga jelek. kepekaan terhadap sentuhan standar, dengan jari cukup nyaman, tapi entah kenapa tak terlalu peka dengan stylus adonit jot
battery--> 4000mAh, bertahan seharian dengan wifi nyala terus
camera-->3mp, tanpa auto fokus, tanpa flash. cukup lumayan sih warnanya untuk sekedar di upload ke jejaring sosial
performa--> dengan processor dualcore 1ghz standar aja. sekedar menginstal dan memainkan game-game standar seperti temple run, subway surfer tak ada masalah. saya juga tak begitu suka game-game 3d.
UI--> touchwiz UI khas samsung. cukup mudah dimengerti dengan beberapa tambahan di luar bawaan android vanilla seperti kemudahan utk menginstal dan mengganti font, smart stay dll. tapi samsung terlalu banyak menyisipkan aplikasi yang bagi saya tidak berguna seperti music hub, game hub dll.
konektivitas-->wifi, bluetooth, usb dengan kabel bawaan samsung. ini dia yang saya kurang suka : kabel dg colokan khusus samsung bukannya micro usb standar.
rooting dan flashing--> musti terhubung dg PC via aplikasi odin. tapi ketersediaan custom ROM memang sangat banyak mengingat kepopuleran samsung.
Monday, 11 October 2010
samsung galaxy5 i5503
Dari segi layar juga menurut saya sih cukup pas, meski banyak review yg mengatakan layarnya terlalu kecil. warna lumayan tajam dan bening meski hanya ber-resolusi 240x320 pixels. cukup mudah bagi jari2 saya utk mengetik dg papan qwerty virtual maupun utk me-navigasi dalam menu-menu. adanya fitur swype sangat membantu dalam mengetik namun utk orang yg terbiasa mengetik dlm singkatan2 rasanya agak kurang berguna.
homescreen terdiri dari 7 layar yg bisa dipersonalisasi dg berbagai widgets, baik widgets android maupun bawaan samsung, lalu latar belakang bisa diganti dengan berbagai wallpaper termasuk live wallpaper yg menarik tp menguras baterai. sebagai pemula dalam penggunaan ponsel ber-OS android saya tidak berani terlalu berkomentar tentang OS-nya. namun menurut pendapat pribadi dalam mengeksekusi berbagai menu dan aplikasi si galaxy5 sudah lumayan cepat. kadang terjadi lag berupa layar hitam singkat biasanya terjadi sehubungan dengan sinyal jaringan operator yg naik turun.
aplikasi bawaan yg terinstal relatif minimalis. tapi hampir semua yg berhubungan dg layanan google sih sudah lengkap seperti gmail, gtalk, gmaps, dan youtube. email dg google sangat mudah. hampir semudah sms. apalagi bila mobile data network always on, email akan masuk ke ponsel scr realtime spt layaknya sms. aplikasi klien ke situs2 social networking macam facebook dan twitter belum terinstal meski bisa dapat diunduh dengan mudah via android apps market. sebagai pengguna baru saya sempat mengalami histeria dalam mendownload, menginstal dan meng-uninstall aplikasi yang sedemikian banyak dan menarik utk dicoba.berikut bbrp aplikasi android yg kini ter-install di galaxy5 saya :
-twitdroyd : klien utk mengakses twitter. fiturnya cukup lengkap: url shortening, twit longer, upload photo, retweet dg comment dll
-facebook for android
-twitter for android : app resmi twitter utk android. meski jarang saya pakai tetap tdk di-uninstal :P
-twitplus : semacam plugin utk menambahi fitur twitter for android,namun saya tdk mengerti kenapa saya tdk melihat efeknya :))
-tubedroid : untuk mengunduh video dari youtube
-trackbooster : untuk mempercepat kinerja gps
-ping!chat : chat yg always on antar OS android, iphone dan BB
-ebuddy for android : app chat multi akun
-photovault : utk menyembunyikan foto2 pribadi. ehem... :P
-ringdroid : untuk memotong file lagu utk dijadikan ringtone
-battery boost : meningkatkan ketahanan baterai
-speedtest : mengetest kecepatan internet
-operamini for android : browser alternatif selaen browser bawaan
- scan2pdf : memanfaatkan kamera ponsel ut membuat pdf
-docs2go : melihat dan mengedit file2 word, excel dll
-mytumblr : app client tumblr
-plurq : app clien plurk
-astro : filemanager & explorer
-advanced task killer : utk menutup apps yg sedang berjalan
dan beberapa apps client lainnya spt wordpress, yahoo messenger, yahoo mail,go!chat(chat fb),foursquare dll.yang jelas dari segi fitur2 online sebuah ponsel ber-os android memang sangat menyenangkan. apps client utk berbagai situs tersedia di market.
dari segi multi media samsung galaxy5 cukup lengkap. ada kamera 2mp yg hasil jepretannya biasa aja. lalu music playernya menghasilkan suara yg menyenangkan bila didengar via headset. oya ada colokan headset 3.5mm yg sangat memudahkan utk berganti headset.ada gps meski agak lambat dalam menentukan lokasi. wifi juga tersedia sbg alternatif koneksi internet.
lalu apakah produk ini tanpa kekurangan? salah satu kekurangan fatal yg saya rasakan adalah kemampuan baterainya. meski banyak teman yg memakai ponsel ber-android juga mengeluhkan hal yg sama. sangat disayangkan sebuah ponsel yg mengedepankan kemampuan untuk online tidak didukung kemampuan baterai yg memadai sehingga saya selalu dihinggapi rasa waswas krn baterai yg cepat sekali terkuras energinya. oya satu lagi kelemahannya adalah memory internal yg hanya sekitar 170-an mb, sementara android versi 2.1 yg diusungnya memaksa kita untuk menginstal aplikasi2 ke memory internal yg relatif minim tsb.
