Showing posts with label slvr. Show all posts
Showing posts with label slvr. Show all posts

Monday, 22 October 2007

motorola slvr L7

Dari siemens kembali ke motorola.
Setelah beberapa lama bertahan dengan 'si kepala peyang', akhirnya aku tergoda oleh kemolekan si langsing motorola slvr L7. Sebenarnya dari segi fitur tidak jauh berbeda dari siemens cx75. Dalam beberapa hal malah kalah, seperti kamera yang masih vga dan akses file internal oleh aplikasi java. Keunggulan L7 yang terlihat dalam daftar komparasi hanyalah layarnya yang ber resolusi 176x220 dan tentu saja bentuknya yang tipis dan sexy. Namun saya ingat saat akan 'menukar tambahkan' cx75 dengan L7, ketika dibandingkan suara ketika melantunkan ringtone terlihat jelas keunggulan motorola. Suara cx75 begitu cempreng tanpa bass. L7 walau tidak ber speaker ganda layaknya e398, cukup mampu menyuarakan file-file audio dengan baik. Lalu dalam hal kamera,siemens cx75 yang berkamera 1,3megapixel tidak mampu menunjukkan hasil foto yang lebih baik daripada L7, sering bahkan terlihat lebih baik hasil tangkapan kamera L7, setidaknya yang terlihat di layar viewfinder.
Sebenarnya secara 'daleman'nya, tidak ada perbedaan yang mencolok dari L7 dengan motorola e398. Kalaupun ada perbedaan yang terasa itu terutama disebabkan oleh tampilan layar L7 yang tampak begitu memukau(pada masanya tentu saja). Layar yang bagus ini sangat membantu dalam meningkatkan kesan kinerja kameranya yang sebenarnya biasa-biasa saja(masih vga gituloh),karena hasil jepretan kameranya jadi terlihat kinclong di layarnya(padahal saat dibandingkan di pc tentu saja hasil jepretan cx75 masih menang dalam menampilkan detil-detil meski kadang warnanya terlalu pucat).
Dalam hal pemutar musik juga masih seperti yang terdapat di dalam motorola e398. Pemutar musik berbasis java nya tidak bisa diputar di background, walau kini proses loading nya tidak se lemot di e398. Untuk memutar musik di background tinggal gunakan folder audio di gallery nya.
Tapi apakah hanya itu kelebihan si cantik ini?
Nanti dulu, L7 versi amerika yang di bundle oleh operator tertentu ber fitur kan iTunes seperti layaknya motorola ROKR e1. Tapi yang masuk ke indonesia tentu saja tidak, seperti juga yang masuk ke negara-negara lain. Tapi apakah lalu para MOTOLOVERS menyerah begitu saja? ya nggak lah. Wong e398 yang secara teori(dan praktek) lebih susah aja bisa mereka sulap jadi bagaikan e1 yang ber iTunes. Untuk L7 ini proses instalasi iTunes nya tidak begitu sulit. Hampir sama seperti menginstal aplikasi java pada umumnya. Yang agak ribet hanyalah membuat shortcut untuk menampilkan menu iTunes. Walau begitu prosesnya amat sangat jauh lebih sederhana daripada proses penyulapan e398 menjadi e1 yang sampai memerlukan flashing firmware. Toh saya sempat ketir-ketir juga waktu mengutik-ngutiknya. Tapi kesulitan yang saya hadapi sebenarnya lebih dikarenakan saya belum menemukan versi iTunes yang cocok(dan berbahasa inggris! karena kebanyakan dalam bahasa rusia). Adanya iTunes jadi-jadian di dalamnya membuat L7 jadi makin berdaya karena fitur yang dibawa bukan sekedar pemutar musik, tapi juga file explorer,text editor, voice recorder, contact back up to memory card, dan beberapa lainnya yang saya sudah lupa. Saya jadi tidak kepingin lagi dengan iPod nano yang juga langsing itu. Toh L7 saya lebih sexy, ber iTunes, dan bisa buat telpon pula!
Tapi dalam hal akses file internal oleh aplikasi java motorola tetap kalah dengan siemens, motorola baru bisa melakukannya dengan bantuan motomidman yang berarti kita selalu tergantung keberadaan PC untuk menginstal java applications yang membutuhkan akses file internal.