Thursday, 29 September 2011

ZTE Blade gsm

Alasan utama saya membeli ponsel ini adalah resolusi layarnya yang 480x800 pixels dg diagonal 3.5 inchi, ditambah harganya yg sangat terjangkau (Rp 1.499.000 ketika saya beli). Layarnya memang memukau. Gambar tertampil jernih dan halus padat. Hampir tak terlihat titik2 matrix pembentuk layar. Layar ini berjenis capacitive yg mendukung multitouch 2 titik yg responsif pada sentuhan jari dan nyaman digunakan.

Di luar layarnya, ponsel ini dilengkapi processor 600 MHz, yang kinerjanya lumayan. Cukup lancar dan jarang terjadi lag, tentunya dengan penggunaan standar. Terus terang saya nggak pernah install game2 3d. Game yg saya instal paling2 seri angry birds, fruit ninja, seri talking friends, fish tycoon maupun the sims3. Untuk game2 tersebut di atas sih tak ada gangguan atau kelambatan ketika memainkannya.

Aplikasi bawaan yg telah terinstal minimalis, karena android froyo yg digunakan juga sepertinya sekedar bawaan dari Google tanpa sentuhan tambahan dari ZTE. Tapi tak ada masalah, karena mudah sekali menambahkan aplikasi ke dalam ponsel berbasis android ini, baik melalui download dari android market atau sumber2 lain yg bertebaran di internet. Tampilan antarmuka yg standar android bisa dg mudah dirubah2 dg menginstal launcher. Favorit saya adalah Go Launcher yg mendukung theme yg bisa dg mudah ditambahkan dan dilengkapi berbagai widgets menarik.

Sisi multimedia sangat standar. Kamera 3.2mp nya dilengkapi autofokus yg cukup baik namun sering terlalu pucat warnanya, terutama di tempat dg cahaya berlebih. Namun hasil kamera bisa diakali dengan banyaknya aplikasi photo editor utk android seperti photoshop express dan picsay photo editor. Music player standar android tanpa tambahan apapun. Suara yg diperdengarkan via speaker cukup jernih namun tidak istimewa, didengarkan via earphone pun tidak terlalu menyenangkan, suara agak lemah dan kurang terasa stereonya. tapi ini bisa diakali dengan mengganti headset dg headset kesukaan kita krn telah tersedia colokan audio 3.5mm dan menginstal aplikasi audio player yg dilengkapi equalizer seperti mixzing.

Kesimpulan singkat saya tentang ponsel ini cukup memuaskan untuk pemakaian sehari-hari dengan layar yg cukup bagus. Kinerja processor dan koneksi juga cukup bila untuk sekedar browsing, facebook-an, nge-twit dan instant messaging.

Satu-satunya kekurangan yang saya rasakan adalah kinerja baterainya yg sungguh menyedihkan. Dari kondisi baterai full 100% di sekitar jam 7 pagi bisa langsung turun hingga tinggal 10% di tengah hari. Memang kekurangan di sektor baterai ini sepertinya jg menyerang banyak handsets android lainnya, tapi pada Zte Blade ini saya rasa cukup parah performanya. Mungkin hal ini disebabkan kemampuan baterai yg kurang bila dianding dg resolusi layarnya yg relatif besar? Entahlah, yg jelas saya hanya bertahan menggunakan ponsel ini selama satu bulan lebih sedikit sebelum akhirnya saya jual lagi melalui sebuah situs forum di internet.

Wednesday, 21 September 2011

nexian cheerio g780

nexian cheerio g780 adalah satu lagi ponsel qwerty tanpa OS terbuka yang dirilis nexian di tengah pasar ponsel yang mulai beralih ke ponsel layar sentuh.

sekujur tubuh ponsel terbuat dari plastic glossy putih yg lucu utk dilihat namun sedikit licin utk dipegang. tombol-tombol papan ketiknya yg terbuat dari plastik transparan empuk dipencet dan cukup nyaman utk digunakan mengetik.

display-nya berpenampang sekitar 2.2" dengan resolusi 320x240pixels. fitur2 yg terdapat di dalamnya standar saja :

--- kamera 2mp dengan hasil foto yang biasa saja. cenderung pucat di cahaya berlebih.

---email client, untuk menerima dan mengirim email. fiturnya standar dan setting sedikit rumit krn tidak terdapat setting wizard.

---koneksi internet via gprs/edge, lumayan cepat saya coba dengan kartu telk*msel. selain browser bawaan ada opera mini 4.

---berbagai aplikasi bawaan utk keperluan social network dan instant messaging. untuk yahoo messaging, skype, msn messenger masing2 ada aplikasi sendiri2. ada aplikasi klien facebook yg bisa digunakan dengan membayar biaya langganan sekitar 2ribu rupiah per minggu, aplikasi ini mirip aplikasi fb untuk bb. ada shortcut ke situs mobile twitter. ada aplikasi klien utk koprol.com. selaen itu juga ada nexian messenger, sebangsa BBM untuk chat sesama ponsel nexian.

---navigasi menu menggunakan trackpad

---support aplikasi java yg bisa di-minimize (tapi hanya bisa menjalankan satu aplikasi java pada satu saat). aplikasi java juga tidak bisa dijalankan sambil mendengarkan musik karena pemutar musik otomatis akan berhenti saat kita menjalankan aplikasi java.

---pemutar music dengan setting nexian digital sound(nds).  satu-satunya yg cukup membuat saya bangga akan ponsel ini adalah fitur ini. keluaran suara yg dihasilkan jernih, nds yg disematkan juga sangat berpengaruh pd keluaran suara. suara terasa bulat, jelas tiap detilnya dan seimbang, sangat nyaman untuk mendengarkan musik. ini ditambah lagi dengan port audio 3.5 mm yg memudahkan kita utk menggunakan earphone/headphone standar kesukaan.

 

secara umum tidak ada fitur yg istimewa kecuali kualitas music player pada ponsel nexian g780 ini. namun hampir semua kebutuhan dasar tercukupi dengan baik. cukup sesuai dg harganya yg hanya rp 499ribu rupiah.

Wednesday, 27 July 2011

contoh hasil foto nexian cappucino

contoh hasil foto nexian cappucino bisa dilihat di link sbb :

http://aitody.wordpress.com/2011/07/26/dari-suatu-sabtu-di-bogor/

Monday, 4 July 2011

nexian cappuccino

demam ponsel qwerty mulai digantikan ponsel touchscreen. seperti biasa vendor ponsel lokal tak mau ketinggalan momen pasar yang menggiurkan ini. nexian termasuk salah satu merk lokal yang cukup agresif mengeluarkan ponsel model baru mengikuti trend pasar. setelah cukup sukses dengan nexiab tap yang mengawali ponsel touchscreen non OS, nexian kembali meluncurkan beberapa ponsel touchscreen tak ber-OS. salah satunya adalah nexian cappuccino.

sesuai dengan namanya bagian belakang atau penutup batere ponsel ini berwarna coklat kopi susu, begitupula dengan lis di sekeliling layar touchscreen resistive bediagonal 3.2". di luar lis layar ada bagian berwarna krem susu lalu di sisi-sisi ponsel ada list berwarna emas. secara fisik tampilan ponsel ini cukup menggiurkan dengan paduan warna yang cantik dan bentuk minimalis yang simpel namun elegan. sayang sekujur tubuh ponsel yang licin gampang kotor oleh jejak jari tangan. di bawah layar hanya ada sebuah trackpad yang berfungsi untuk menavigasi di dalam menu. di sisi atas ada tombol on/off sekaligus tombol pengunci layar dan lubang untuk tali ponsel. di sisi bawah ada lubang konektor micro usb seperti biasa terdapat di blackberry dan port audio 3.5mm.

Layar 3.2" cukup lega untuk menampilkan berbagai fungsi ponsel. Sayang berjenis resistive sehingga membutuhkan sedikit tekanan untuk mengaktifkan fungsi yang tertampil di layar, atau bisa juga menggunakan stylus atau pakai saja kuku jari. secara umum navigasi di layarnya cukup lancar, dan hal ini juga sangat terbantu dengan adanya trackpad yg responsif utk menjelajahi menu-menu yang tersedia. menjalankan berbagai menu terasa sangat cepat, termasuk juga dalam menjalankan aplikasi java.  loading berbagai program lancar. sayang minimalisme tombol menyulitkan sehingga sampai sekarang saya belum menemukan cara untuk me-minimize aplikasi java yang sedang berjalan (atau kah tidak bisa?). minimalisme tombol juga menyulitkan bila menjalankan aplikasi java yang tidak mendukung touchscreen. beberapa kali saya harus mencabut batere untuk mematikan ponsel ini karena tidak menemukan tombol untuk keluar dari aplikasi.

aplikasi bawaan yang ada dalam ponsel cappuccino ini cukup beragam. sudah ada operamini walau masih versi 4 namun sudah lumayan dan lancar untuk digunakan. lalu nexian messenger, google search, facebook, twitter, yahoo messenger, youtube, nexian zone,msn, skype ada dan berupa aplikasi sungguhan kecuali twitter yang masih berupa web shortcut.

oya lalu ada juga widgets yang bisa di-drag n drop di layar utama sehingga ponsel ini agak2 berasa seperti ponsel android. sayang widgets yang tersedia terbatas dan tidak bisa ditambahi (atau saya belum tahu caranya).

fitur-fitur lainnya seperti ponsel lokal lain pada umumnya. ada photoeditor yang lumayan berguna untuk edit foto sederhana. ada email client. ebook reader sangat menyenangkan untuk digunakan karena lapangnya layar dan jenis font yang digunakan cukup rapi dan enak dilihat. ada wifi yang sangat membantu karena ponsel ini hanya mendukung koneksi sebatas edge. lalu ada blacklist dan beberapa fitur pemanis seperti animasi berupa mobil yang berjalan-jalan di layar utama, unlock screen ala iphone dengan gerakan geser di layar namun di sini kita harus menggambar kurva di atas secangkir kopi.

di sektor multimedia ada kamera 2 megapixels yang hasilnya biasa saja. tidak bagus tapi juga tidak terlalu mengecewakan. music playernya sudah lumayan dibanding ponsel lokal lain dimana dia sudah bisa membuat playlist, lalu bisa mengelompokkan lagu berdasar artist, album, genre dll, dan juga sudah bisa menampilkan album art.

secara umum saya cukup puas dengan nexian cappuccino yang saya beli seharga rp 699.000,00 saja ini. untuk browsing dan membaca ebook dimana saja lumayan menyenangkan karena layarnya cukup lapang namun body ponsel sendiri tak terlalu besar hingga masih mudah untuk dibawa-bawa.

nexian cappuccino